Tuesday, January 7, 2014

CARA MEMOTONG HEWAN KURBAN/HAQIQAH MAUPUN HAJATAN

 Bismillaahirrahmanirrahiim

Assalamu'alaikum pengunjung yang di rahmati Allah

Posting kali ini kami akan berbagi ilmu cara menyembelih kambing untuk kurban /haqiqah/ maupun hajatan secara baik dan benar sampai selesai
 
Bagaimana cara memotong hewan korban/haqiqah maupun untuk hajatan, terutama kambing, yang benar, dalam arti sehat, sah dan halal.
Yang pertama adalah kondisi hewan (kambing), harus sehat secara medis dan tidak cacat, sudah dewasa (bertanduk, gigi sudah tumbuh semua) .
2. Menyiapkan tempat pemotongan yang bersih, ada jaringan pipa air bersih.
3. Menyiapkan peralatan, pisau tajam yang sudah diasah, golok atau parang, kayu balok untuk landasan, beberapa ember dan panci/baskom, tambang, tali rafia, selang plastik (1 meter), satu batang bambu (2 - 3 meter), garam dapur.
4. Membersihkan kambing dari kotoran yang melekat (disiram/dimandikan) berikut kotoran2 yang melekat di bagian kuku. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi kotoran terhadap daging kambing, yang dapat menimbulkan penyebab penyakit. Biarkan beberapa saat hingga bulunya kering.
5. Membaca do’a niat berkorban. Sedapat mungkin orang yang menyembelih hewan/kambing korban adalah seorang laki2 pengorban sendiri, atau anggota kluarganya, atau bisa juga diwakilkan kepada orang lain yang telah ditunjuk oleh pihah pengorban.
Prosesi penyembelihan hewan/kambing korban :
1. Hadapkan hewan/kambing korban ke arah kiblat. Rebahkan badannya ke samping kiri .
2. Penyembelih, membaca basmalah, dan takbir Allahu Akbar, kemudian tangan kiri memegang kepala kambing, tangan kanan memegang pisau tajam, dan kaki kanan menginjak pangkal leher.
3. Bagian yang disembelih adalah leher bagian ujung. Apabila sudah, Pastikan bahwa tenggorokan dan urat di kanan kiri tenggorokan sudah putus terpotong. Biarkan beberapa saat (5 - 10 menit) sampai diyakini kambing sudah betul2 mati.
4. Ikat kedua kaki belakang masing2 kanan dan kiri, kemudian bentangkan menggantung pada batang bambu yang telah disiapkan tadi. Kambing yang sudah mati, kepalanya sudah bisa dipotong terpisah.
Menguliti Kambing :
1. Merobek kulit bagian perut, kemudian kearah  kaki depan dan belakang sampai pada batas lutut,
2. Mengeluarkan jeroan dari dalam perut. Hati, limpa, jantung, ginjal, dan paru2 dipisahkan terlebih dulu, jangan dicampur dengan usus dan babat.
3. Buang kotoran isi lambung dan dicuci bersih. Sedangkan untuk membersihkan usus dengan cara memasukan selang plastik yang dialiri air dari kran air, aliri terus menerus sampai bersih. Untuk jeroan babat dan usus bisa dijadikan dalam satu wadah.
4. Memotong-motong bagian daging. Ini bisa diawali dari pangkal kaki depan, kemudian dading dinding perut sampai punggung. dan terakhir paha kaki belakang. pada bagian kaki daging yang diambil sampai sebatas lutut,  kemudian kaki dipotong di bagian lutut.
Sebelum dibagikan, usahakan daging kambing dalam keadaan tergantung dengan  tali tafia. Hal ini untuk menjaga agar daging bisa tuntas dari kondisi basah sehingga tidak mudah busuk atau rusak.
Kulit kambing disarankan untuk tidak dikonsumsi. Awetkan dengan garam sebelum dijual ke penampung kulit.
Taksasi Daging :
1. Kambing ukuran kecil : berat daging 6 - 8 Kg, jeroan 1,5 - 3 Kg, kepala dan kikil,
2. Kambing ukuran sedang : berat daging 9 - 12 Kg, jeroan 3 - 5 Kg, kepala dan kikil .
3. Kambing ukuran besar : berat daging diatas 12 Kg, jeroan lebih dari 5 Kg, ditambah kepala dan kikil.
Apabila dalam proses pemotongan kambing selalu menjaga kebersihan, maka daging kambing yang akan dimasak tidak perlu dicuci, karena daging yang dicuci akan mempengaruhi rasa kelezatannya. maka itulah pentingnya selalu menjaga kebersihan dalam pemotongan kambing. Selain itu daging yang masih baru lebih bersih dari pada air yang digunakan untuk mencuci. Mengapa demikian ? Karena daging terlindung atau terbungkus kulit.
Selamat Berkorban .


Jika saudara punya hajat dan ingin meminta jasa kami untuk menyembelih kambing /domba agar tidak berbau
silahkan hubungi kami di talian
082231399829

Cara menyembelih kambing agar dagingnya tidak bau

 Bismillaahirrahmanirraahiim
 
Assalamu'alaikum Pengunjung yang dirahmati Allah
 Di posting awal ini kami akan berbagi pengalaman cara yang benar untuk menyembelih kambing:
Daging kambing baik dari hasil kurban atau kita beli sendiri dari pasar sering kali mengeluarkan aroba bau khas daging kambing berikut blogger bahas Cara menyembelih kambing  agar dagingnya  tidak bau.  Karena orang banyak yang tidak suka dengan daging kambing atau domba  bukan tidak doyan tapi karena bau yang tidak sedap sangat mengganggu selera. tidak semua daging kambing bau, ada juga daging kambing yang tidak tercium aroma baunya. Ternyata rahasianya ada pada penyembelih atau Jagal atau algojo menurut  sharing  dari pengalaman algojo kurban ada teknik tersendiri atau Cara  menyembelih kambing agar dagingnya  tidak bau.
Jadi tata cara penyembelihan kambing atau domba baik untuk tujuan kurban  atau aqiqah  selain diperlukan pisau yang tajam dalam penyembelihan dengan tujuan tidak ada penganiayaan terhadap hewan.  Juga  untuk kambing atau domba ada rahasia atau Cara  menyembelih kambing/domba agar dagingnya  tidak bau. 

Sebagai mana kita ketahui bau pada daging kambing adalah bau yang berasal dari badan kambing atau domba hidup. Yang baunya khas  kambing atau domba dari daerah atau negara mana pun baunya sama( beda dengan bau manusia lho beda-beda tergantung makanan kali manusia...). Kalau salah dalam  Cara  menyembelih kambing/domba, maka bau tersebut akan terbawa pada daging. Apa lagi kambing jawa(embe)....yang bunyinya ...mmmbeeee...sangat bau karena tidak pernah dimadikan. Berbeda dengan domba adu atau domba garut yang biasa di conteskan baunya tidak terlalu karena sering dimandikan . Ada juga yang juara kontes dengan harga ratusan juta  sering cream bath.... hehe kayak orang aja. Jadi bau pada daging domba/kambing adalah akibat dari pembawaan domba/kambing sendiri bukan bau berasal dari yang menyembelih.

Selain harus memenuhi syarat dan rukun perlu juga diperhatikan orang yang akan menyembelih supaya daging kambing/domba kuraban tidak bau Biasanya tukang sembelih yang hasil dagingnya tidak bau suka kebanjiran order pada saat musim kurban atau akikah.  

Berikut  trik  atau Cara  menyembelih kambing/domba agar dagingnya  tidak bau. 
  • Gunakan pisau khusus untuk peyembelih atau untuk daging, pisau tersebut tidak boleh digunakan untuk keperluan lain  selain memotong daging
  • Sebelum penyembelihan pisau atau golok dicuci dan dibesihkan dari karat yang menempel
  • Memegang pisau mengarah turun dengan gagang diatas dipegang tangan kanan
  • Penyembelih posisinya di belakang kambing (punduk)
  • Tangan kiri memegang rahang bawah atau  leher dekat pipi kambing
  • Kaki kiri di depan kaki kanan di belakang(kuda kuda)
  • Lutut kiri penyembelih di atas  leher
  • Ketika tangan kiri memegang rahang bagian bawah ikuti atau barengkan napas penyembelih dengan napas kambing maksudnya ketika kambing menarik napas penyembelih menarik napas napas begitu pula kebalikannya
  • Pada saat kambing mengeluarkan napas di situlah pisau mulai memotong leher kambing, jangan mulai memotong pada saat kambing menarik napas.
  • Pada saat memotong penyembelih harus tahan napas artinya ketika pisau masih menempel dileher penyembelih tidak boleh bernapas.(jadi secara tidak langsung penyembelih tidak boleh sakit asma lho)
Kunci utama suapaya daging kambing tidak bau adalah pada saat memotong yaitu napas domba pada saat keluar disitulah pisau pulai memotong jalan napas yang ada dileher domba.

Demikian sedikit sharing dari blogger semoga bermanfaat  bila diantara para pembaca sekalian ada yang akan kurban  domba/kambing atau menjadi panitia kurban yang bertugas mendistribusikan daging serta bertugas menjadi algozo kalau punya pengalaman dalam cara memotong kambing/domba agar dagingnya tidak bau

Jika saudara punya hajat dan ingin meminta jasa kami untuk menyembelih kambing /domba agar tidak berbau
silahkan hubungi kami di talian

085749032260

Alhamdulillaahirrabbil'alamiin