Bismillaahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum pengunjung yang di rahmati Allah
Posting kali ini kami akan berbagi ilmu cara menyembelih kambing untuk kurban /haqiqah/ maupun hajatan secara baik dan benar sampai selesai
Yang pertama adalah kondisi hewan (kambing), harus sehat secara medis dan tidak cacat, sudah dewasa (bertanduk, gigi sudah tumbuh semua) .
2. Menyiapkan tempat pemotongan yang bersih, ada jaringan pipa air bersih.
3. Menyiapkan peralatan, pisau tajam yang sudah diasah, golok atau parang, kayu balok untuk landasan, beberapa ember dan panci/baskom, tambang, tali rafia, selang plastik (1 meter), satu batang bambu (2 - 3 meter), garam dapur.
4. Membersihkan kambing dari kotoran yang melekat (disiram/dimandikan) berikut kotoran2 yang melekat di bagian kuku. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi kotoran terhadap daging kambing, yang dapat menimbulkan penyebab penyakit. Biarkan beberapa saat hingga bulunya kering.
5. Membaca do’a niat berkorban. Sedapat mungkin orang yang menyembelih hewan/kambing korban adalah seorang laki2 pengorban sendiri, atau anggota kluarganya, atau bisa juga diwakilkan kepada orang lain yang telah ditunjuk oleh pihah pengorban.
Prosesi penyembelihan hewan/kambing korban :
1. Hadapkan hewan/kambing korban ke arah kiblat. Rebahkan badannya ke samping kiri .
2. Penyembelih, membaca basmalah, dan takbir Allahu Akbar, kemudian tangan kiri memegang kepala kambing, tangan kanan memegang pisau tajam, dan kaki kanan menginjak pangkal leher.
3. Bagian yang disembelih adalah leher bagian ujung. Apabila sudah, Pastikan bahwa tenggorokan dan urat di kanan kiri tenggorokan sudah putus terpotong. Biarkan beberapa saat (5 - 10 menit) sampai diyakini kambing sudah betul2 mati.
4. Ikat kedua kaki belakang masing2 kanan dan kiri, kemudian bentangkan menggantung pada batang bambu yang telah disiapkan tadi. Kambing yang sudah mati, kepalanya sudah bisa dipotong terpisah.
Menguliti Kambing :
1. Merobek kulit bagian perut, kemudian kearah kaki depan dan belakang sampai pada batas lutut,
2. Mengeluarkan jeroan dari dalam perut. Hati, limpa, jantung, ginjal, dan paru2 dipisahkan terlebih dulu, jangan dicampur dengan usus dan babat.
3. Buang kotoran isi lambung dan dicuci bersih. Sedangkan untuk membersihkan usus dengan cara memasukan selang plastik yang dialiri air dari kran air, aliri terus menerus sampai bersih. Untuk jeroan babat dan usus bisa dijadikan dalam satu wadah.
4. Memotong-motong bagian daging. Ini bisa diawali dari pangkal kaki depan, kemudian dading dinding perut sampai punggung. dan terakhir paha kaki belakang. pada bagian kaki daging yang diambil sampai sebatas lutut, kemudian kaki dipotong di bagian lutut.
Sebelum dibagikan, usahakan daging kambing dalam keadaan tergantung dengan tali tafia. Hal ini untuk menjaga agar daging bisa tuntas dari kondisi basah sehingga tidak mudah busuk atau rusak.
Kulit kambing disarankan untuk tidak dikonsumsi. Awetkan dengan garam sebelum dijual ke penampung kulit.
Taksasi Daging :
1. Kambing ukuran kecil : berat daging 6 - 8 Kg, jeroan 1,5 - 3 Kg, kepala dan kikil,
2. Kambing ukuran sedang : berat daging 9 - 12 Kg, jeroan 3 - 5 Kg, kepala dan kikil .
3. Kambing ukuran besar : berat daging diatas 12 Kg, jeroan lebih dari 5 Kg, ditambah kepala dan kikil.
Apabila dalam proses pemotongan kambing selalu menjaga kebersihan, maka daging kambing yang akan dimasak tidak perlu dicuci, karena daging yang dicuci akan mempengaruhi rasa kelezatannya. maka itulah pentingnya selalu menjaga kebersihan dalam pemotongan kambing. Selain itu daging yang masih baru lebih bersih dari pada air yang digunakan untuk mencuci. Mengapa demikian ? Karena daging terlindung atau terbungkus kulit.
Selamat Berkorban .
Jika saudara punya hajat dan ingin meminta jasa kami untuk menyembelih kambing /domba agar tidak berbau
silahkan hubungi kami di talian
082231399829
